Tampilkan postingan dengan label Profile. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Profile. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 Agustus 2012

Profil dan Biodata lengkap MAHER ZEIN

Hai sobat ..
tentunya pada tau dong penyanyi asal Libanon yang sedang hangat-hangatnya d.indonesia..
yuups.. Maher Zein ..
pertama kali terkenal om Maher ini bawain lagu "INSYAALLAH" ..
ini dia Profil dan Biodata lengkap nya.. ^_^

Maher Zain adalah Pria kelahiran Libanon,16 Maret 1981. Maher Zain pindah ke Swedia pada usia delapan tahun. Maher menjadi penyanyi R&B, penulis lagu dan juga produser musik. Maher juga tinggal di Amerika Serikat, album debutnya Thank You Allah mendapatkan penghargaan Platinum. Maher juga bernyanyi dengan bahasa Inggris,Urdu,Turki,Melayu dan juga Perancis.
Profil Maher Zain, Berawal dari mengagumi musik, dalam usia 10 tahun maher telah menguasai keyboard. Maher Zain juga termotivasi oleh ayahnya yang juga seorang musisi handal di kota Tripoli, Libanon.Menurut Maher,“Saya sangat mencintai dunia musik, namun saya tidak menyukai hal-hal yang ada di sekilingnya.”
Pada Ahirnya Maher Zain menemukan keraguan bermusik,Maher bertemu dan bergabung dalam komunitas Muslim yang ada di Stockholm.Sejak saat itu Maher Zain,aktif dalam kegiatan masjid dan merasa lebih berarti dari pada sebuah rumah baginya.
Maher Zain bersyukur dapat membantu orang lain melalui musik.“Jika aku punya satu hal yang mana aku ingin sampaikan  kepada orang di luar sana, bahwa sangatlah mudah  untuk melihat jalan yang benar jika kita hanya membuka mata dan melihat dengan benar,  itu yang terjadi padak,kata Maher Zain.
Maher juga pernah menjelaskan bahwa lagunya dedikasi kepada ibunya agar terus menjadi bahagia,bukan lagu yang membuat sedih ibunya.
Fadly dari band Padi Indonesia juga berkontribusi terhadap lagu Maher Zain yang berjudul “Untuk Rest Of My Life” dalam Bahasa Indonesia. Teman-teman tau nggak Maher Zain juga memiliki Fans yang banyak di Indonesia. Itulah tadi sedikit Profil Maher Zain dan Biografi Maher Zain.

Biodata Maher Zain

Nama sebenar: Maher Zain
Tarikh lahir: 1982
Tempat lahir: Lubnan
Umur: 28 tahun
Status: Berkahwin
Kerjaya: Penyanyi, pemusik
Genre: R&B, Soul, World Music, akustik
Label: Awakening Records
Album: Thank You Allah (2009)
Pencapaian: Lagu Keagamaan Terbaik 2009 (Ya Nabi Salam Alayka) dari Nujoom FM (stesen radio terbesar Mesir)
Lagu Maher Zain : Insha Allah, Thank You Allah dan Baraka  Allahu Lakuma, dan masih banyak lagi.

Profil penyanyi islami SAMI YUSUF



Sami Yusuf adalah seorang penyanyi-penulis lagu Inggris, komposer, produser dan musisi dicapai.

Ia lahir di Juli 1980 menjadi sebuah keluarga musik, belajar memainkan beberapa alat musik di usia sangat muda dan menunjukkan minat dalam menyanyi dan menulis. Ia belajar musik di beberapa institusi dan dengan komposer dan musisi ternama termasuk komposer dari Royal Academy of Music di London, salah satu institusi paling bergengsi di dunia musik. Selain pendidikan di harmonisa Barat dan komposisi, Sami memiliki pemahaman yang kuat tentang mode Timur Tengah (atau Maqams) dan benar-benar kenal dan akrab dengan kedua tradisi musik Timur dan Barat.

Sejak tahun 2003, debut album Sami 'al-Mu'allim' dan album keduanya 'My Ummah' telah terjual lebih dari lima juta kopi di seluruh dunia (dengan album ketiga hampir selesai). konser-Nya telah menarik penonton besar di Timur Tengah, Eropa dan Amerika Serikat, termasuk kehadiran 250.000 mengejutkan di Istanbul. Sami telah ditampilkan oleh Time Magazine dan telah muncul di sampul lusinan publikasi mainstream lain di seluruh dunia. Sami suchi spiritual dan sering menggunakan seni dan musik sebagai sarana untuk mempromosikan pesan-pesan dari cinta, belas kasih, perdamaian dan toleransi, sementara mendorong kaum muda untuk bangga akan identitas mereka.

Profil Tim Nasyid Shaff-fix


Shaff-Fix terbentuk pada tanggal 22 Mei 2002,
dengan format 2 orang vocal dan 4 orang instrument yang bertemu di Keluarga
Mahasiswa Islam Universitas Widyatama dan memiliki Tim Manajemen dan juga kru.
Pada awal terbentuknya Shaff-Fix bernama Shaff-One dengan base camp di Komplek
Margahayu Raya, Jl. Mars Timur V, No. 12 Bandung. Dengan nama Shaff-One,
Shaff-Fix telah mengikuti 2 festival nasyid se-Jawa Barat, yaitu:
1. Festival Nasyid Habiburrahman, PT Dirgantara, yang mempertandingkan nasyid
dari berbagai kalangan umur pada bulan September 2002. Memperoleh penghargaan
sebagai juara favorit (setelah 4 bulan terbentuk).
2. Festival Nasyid Persaudaraan, Harmoni Enterprise, yang mempertandingkan
juara-juara nasyid se-Jawa Barat pada bulan Oktober 2002. Memperoleh dua
penghargaan, yaitu sebagai juara II dan juara favorit (setelah 5 bulan
terbentuk).


Berikut data para personil shaff-fix :)


1. Muhammad Haris Isa Munandar
Vocal
Mentok, 4 November 1979
Lulusan Univ. Widyatama (2002), Ekonomi Akuntansi, S 1





2. Andhi Yudha
Vocal
Bandung, 27 Agustus 1981
Mahasiswa Univ. Widyatama, Ekonomi Manajemen, S 1





3. Budi Firmansyah
Percussion
Bandung, 18 Februari 1983
Mahasiswa Univ. Widyatama, Ekonomi Akuntansi, S 1





4. Adhitya Surya Yudha
Guitar Rhythm
Bandung, 25 Juli 1983
Mahasiswa Univ. Widyatama, Ekonomi Manajemen, S 1




5. Indra Purnama Irawan
Guitar Bass
Bandung, 4 Maret 1983
Mahasiswa Univ. Widyatama, Ekonomi Manajemen, S 1







6. Andry Fallash
Guitar Melody
Bandung, 23 Juni 1983
Mahasiswa Univ. Widyatama, Ekonomi Manajemen, S 1



Profil Suby-Ina


Suby-Ina adalah sepasang suami istri yang berkecimpung cukup lama di bidang nasyid dengan Suby sebagai vokalis di Alveoli dan Ina dalam Hani & ina Saat ini masyarakat cendrung menyenangi hal-hal yang berbau “Cinta”, terlihat dari bermunculannya lagu, film, acara televisi yang bertemakan cinta. Tidak bisa dipungkiri bahwa cinta adalah fitrah dan manusia hidup dikarenakan adanya cinta. Cinta adalah sesuatu yang tidak lekang oleh zaman dan tidak akan pernah habis untuk diceritakan. Cinta bisa memberikan kekuatan bagi para pencintanya.
Melihat fenomena tersebut, maka timbul keinginan untuk dapat memberikan sebuah arti cinta yang suci yang diletakkan pada koridor yang telah digariskan Illahi melalui mahligai pernikahan. Maka terbentuklah “duo” nasyid Suby-Ina yang mengusung tema tentang indahnya pernikahan, keluarga, cinta akan makhluk dan Khaliqnya, serta tentang kehidupan pada umumnya.
Dengan hadirnya Suby-Ina, diharapkan dapat memperkaya khazanah nasyid Indonesia dengan menghadirkan “indahnya cinta” di hati para pendengarnya, meletakkan cinta pada tempatnya dan melalui “Religi Romantis” yang diusungnya akan memberikan ciri khas tersendiri dalam perkembangan dunia nasyid dan dunia musik di tanah air.
Suby-Ina di dunia musik
Selain pernah mengeluarkan album di tim nasyid masing-masing, Suby-Ina juga mengeluarkan single “Ujung Penantian”, yang mendapat penghargaan di acara the first Indonesian Nasheed award 2011 kategori lagu Islamic romantic favorite dan juga duet Suby-Ina mendapat penghargaan di kategori Duo/grup Islamic romantic favorite, kerjasama Forum Silaturahmi Nasyid Indonesia (FSNI) dengan Asosiasi Radio Islam Indonesia (ARIN)
Suby-Ina juga berpartisipasi dalam pembuatan original soundtrack film Dalam Mihrab Cinta (DMC), film adaptasi dari novel best seller karya Habiburrahman El Sirazy, dengan menyumbangkan 2 buah lagu ciptaan mereka, “Bunga-Bunga Cinta” (cipt : Suby) yang dinyanyikan oleh duet pemain filmnya, Dude Harlino - Asmirandah, dan lagu “Karena Hati Bicara” (cipt : Suby-Ina), yang dinyanyikan oleh Oki setiana Dewi - Andi Arsyl (KCB). Lagu-lagu tersebut masuk dalam album OST DMC-Kekuatan Cinta, produksi KECI Musik.

Disamping itu suby-Ina pun aktif menciptakan lagu yang dibawakan oleh penyanyi-penyanyi lain, baik religi maupun pop dan juga aktif mengisi berbagai acara, dan juga televisi nasional (TVRI) dan televisi swasta lainnya.

Profil Tim Nasyid AWAN


Berdiri pada 04 Februari 2007, tim nasyid yang mengambil jalur genre acapella ini melejit prestasinya setinggi nama yang mereka sandang. Awan juga aktif menciptakan lagu-lagu sendiri. Konsep bernasyid AWAN adalah entertaining nasyid dengan kekuatan perkusi dan acapella berformat band. AWAN saat ini digawangi oleh 5 personil dengan karakteristik uniknya masing-masing. Mereka adalah: Didik Husada (Choir 1) Hari Nugraha (Choir 2) Hendro Puspito Aji (Bass) Rizki Novandi (Vokal), dan Tedy Zulqirofik (Perkusi).
^_^

Profil Tim Nasyid IZZATUL ISLAM


Tim nasyid Izzatul Islam dibentuk oleh para aktifis dakwah kampus dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) Depok. Di sela-sela kuliah, mereka aktif berlatih di mushalla kampus bernama Mushalla Izzatul Islam.

Tim nasyid FMIPA UI sendiri dibentuk lama sebelum rekaman album pertama Izis; SERUAN. Tim nasyid FMIPA UI telah ada sejak tahun 1992, anggotanya antara lain adalah Ust. Ahmad Sahal, Lc (Kaderisasi DPP PKS) dan Nurcholiq Ramdhan (Direktur PT.Nada Cipta Raya). Anggota lainnya keluar-masuk, tergantung kesibukan masing-masing. Kalau kosong, ya ikut latihan atau ikut pementasan.

Ada seorang personel yang cukup berbakat dan komitmen mengembangkan tim. Dialah Elva Wiseso. Dengan gigih, beliau mencoba membuat tim nasyid ini lebih profesional. Beberapa anggota potensial kemudian direkrutnya, salah satunya Novi Hardian. Pada perjalanannya, kedua personel inilah yang menjadi inti dari tim nasyid FMIPA UI.

Tahun 1994, saat mahasiswa baru hadir, Elva dan Novi rutin melatih beberapa mahasiswa baru itu untuk bergabung kedalam tim. Dari sinilah bergabung nama-nama Afwan Riyadi, Agus Suharyadi d an M Cholid Riza.

Tahun-tahun itu, tidak sah menyebut nama tim nasyid FMIPA UI atau Izzatul Islam tanpa menyebut satu nama : Bharata Adhi Dharma. Mas Bar (biasa dipanggil begitu) adalah penggubah semua nasyid Izis kala itu, dan sekaligus menjadi motivator spiritual tim. Beliau, bersama manajer Nurcholiq Ramdhan dan motor tim, Elva Wiseso; memberanikan diri membuat album tim nasyid FMIPA UI. Terkumpul 6 lagu karya Mas Bar, ust.Sahal dan pak Qodar Selamet (pendidik) serta diselingi 2 nasyid berbahasa Arab; jadilah tanggal 8 Desember 1994 tim nasyid FMIPA UI merekam album pertama mereka bertajuk SERUAN.

Tentu nama tim nasyid FMIPA UI kurang mengglobal. Maka dipilih nama baru untuk tim ini, yaitu tim nasyid Izzatul Islam. Diambil dari nama Mushalla kampus FMIPA UI serta misi tim dalam bernasyid, yaitu izzul Islam wa Muslimin (memuliakan Islam dan kaum Muslimin).

Anggota Izis pada awalnya selalu bergantian. Jumlahnya-pun sangat besar untuk ukuran tim nasyid; pernah hingga 23 orang! Ini dikarenakan program rekruting personel baru tim Izis karena personel lamanya banyak yang disibukkan dengan jabatan dalam struktur dakwah kampus. Nama program ini Primavera (ngikutin Kurniawan DY dkk). Dari program ini terlibatlah Eko Sudrajat.

Saat itu (medio 1994 – 1996), dunia nasyid tidaklah seperti sekarang ini. Nasyid hanya menjadi bagian dari hiburan dalam acara seminar-seminar Islam yang dahulu marak sekali. Sesekali saja ada acara pentas seni Islam. Namun Izis kala itu sudah lumayan “dikenal”. Paling tidak, kota Bandung, Yogya dan Solo pernah mereka sambangi. Juga terlibat dalam pementasan besar di TIM dan Erasmus Huis Jakarta serta Dago Tea House Bandung bersama 2 tim besar saat itu; Snada dan Suara Persaudaraan.

Tahun 1996, setelah meluncurkan 3 album (Seruan, Ramadhan dan Untuk Sebuah Cita), mas Bar mengundurkan diri dari Izis. Hal ini sempat menjadi pukulan besar mengingat beliau adalah penggubah nasyid serta motivator tim. But show must go on, kata orang sono. Izis haruslah tetap eksis dalam dakwah melalui nasyid.

Setelah badai krisis dan demonstrasi reformasi, Izis bersiap kembali berkiprah. Saat itu, jumlah personel amat menipis, tinggal 7 orang saja. Itupun 4 orang sudah lulus kuliah (Elva, Novi, Marzuki dan Eko). Namun dengan azzam kuat, lahir jugalah album Izis (yang mungkin paling dikenal) Kembali..!. Aransemen album ini digarap oleh Fathurrahman, teman dekat manajer Nurcholiq Ramdhan. Pada awalnya, Fathur diplot sebagai pengganti mas Bar; motivator di luar arena. Namun melihat kebutuhan tim, Fathur akhirnya menjadi personel tim nasyid. Dari sinilah, Izis melepaskan diri dari bayang-bayang FMIPA UI.

7 personel (Afwan, Agus, Cholid, Eko, Elva, Fathur dan Novi; sedang Marzuki pergi ke Rusia) yang terlibat dalam album Kembali..! inilah yang kemudian “ketiban rejeki” bisa berkeliling nusantara. Seluruh kota besar di pulau Jawa disambanginya. Juga beberapa kota di Sumatra. Jaulah (perjalanan) keluar kota ini berlanjut terus hingga promosi album Berderap di Jalan Panjang serta VCD Izis Marching Out.

Kerja yang cukup keras saat itu, dimana Izis menghasilkan 2 album dan 1 VCD serta menggelar 2 konser tunggal hanya dalam rentang waktu 2 tahun! Belum lagi kesibukan promosi ke berbagai daerah yang terus menguras tenaga. Tak heran, personel Izis kadang tidak lengkap dalam berbagai show. Juga beberapa personel drop fisiknya. Pernah, salah satu personel harus pulang menggunakan taksi kerumahnya setelah show di : Solo!

Show luar kota juga sedikit memiliki kenangan, paling tidak bagi Novi Hardian. Saat pernikahannya, Izis sedang manggung di Batam. Jadi tidak satupun personel Izis hadir dalam pernikahannya. Juga saat kelahiran putra pertama Novi, sang bapak baru itu sedang manggung di Tegal. Jadilah, momen perubahan status sebagai ayah itu tidak dihadirinya sendiri.

Momen besar Izis terjadi lagi di pertengahan tahun 2002. Elva sang motor tim, mengundurkan diri. Kegalauan cukup merasuk saat itu, namun tidak lama. Izis justru menambah 2 orang personel yang cukup mumpuni dalam musik; Muji Raharjo dan Noorahmat Pudyastomo.

Format nasyid Izis kembali mengalami pengayaan sejak masuknya 2 personel tersebut. Keduanya memiliki back ground musik klasik, menambah artistik aransemen musik Izis menjadi tidak asal teriak dan semangat saja.

Tahun 2004, kembali terjadi perombakan. Kali ini pada posisi manajer. Nurcholiq Ramdhan, pendiri serta manajer tim sejak berdirinya, mengundurkan diri karena kesibukannya menangani PT.Nada Cipta Raya yang saat itu berkembang amat pesat. Maka dimintalah Ali Amril, mantan personel Izis juga, untuk menangani tim.

Hasilnya-pun cukup dahsyat. Izis sukses menelurkan 3 album, 3 VCD serta 3 konser hanya dalam waktu 2 tahun!!! Penjualan album lama digenjot kembali, juga pementasan keluar kota kembali digelar setelah lama absen. Maka beberapa kota baru disambangi, antara lain Mataram, Denpasar, Serang serta Makassar. 
^_^

Profil Tim Nasyid GRADASI


Gradasi merupakan salah satu grup nasyid Indonesia. GRaDaSI merupakan akronim dari Getar Suara Dakwah dalam Seni Islam yang didirikan sebagai kelanjutan dari suatu eksperimen dari beberapa personel tim nasyid yang bertemu di sebuah forum silaturahim nasyid se-Jabotabek pada tahun 1999, dan akhirnya pada tanggal 6 April 1999 terbentuklah tim nasyid yang diberi nama dengan Gradasi. Dengan mengusung konsep acapella dan selalu mengusung tema-tema yang berbeda (alam, religi, lingkungan dan humanisme) dalam setiap albumnya, mereka mempunyai penggemar yang luas.
Personil :
  1. Yudhi Rachman
  2. Iman Kurnia
  3. Syahrul Widiyanto
  4. Heru Derajat
  5. Wiwid Widyas Prihantoro
    ^_^


Profil Tim Nasyid AL VEOLI


Tim Nasyid ALVEOLI yang terdiri dari mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran Bandung ini didirikan pada tanggal 26 Agustus 2001 dan terdiri dari 6 orang personil yang berasal dari berbagai angkatan. Al-Veoli, tim nasyid yang mengusung aliran acapella ini pada awalnya secara resmi bernaung di bawah DKM Asy-Syifaa' Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran, hingga akhirnya dapat berdiri secara mandiri.
Maksud pembentukan tim nasyid Al-Veoli adalah ikut menyebarkan nilai-nilai islami melalui media seni suara sebagai sebuah syair islam di dalam kerangka dakwah dan diharapkan dari itu semua, kebudayaan seni islami dapat dilestarikan, mengingat seni-seni yang ada pada saat ini, sedikit banyaknya telah menjauh dari nilai-nilai islami.

Di dalam perjalanannya, Al-Veoli telah mengalami berbagai perubahan formasi, dan sekarang dengan seorang Manajer: Qori Pratiwi Putri kini Personil AL VEOLI terdiri dari :
Subyanto ( Suby ), Wirawan Anggorotomo ( Tomi ), Tri Setiono RS ( Tri ), Yodi Suryoarnanto ( Yodi ), Romi Deviandri ( Romi ), Iwan Nugraha ( Inu ) dan Erwin Wijatmiko ( Erwin )


Dikarenakan berasal dari Fakultas Kedokteran, tim nasyid ini diberi nama yang tidak jauh dari bidang kedokteran itu sendiri, yakni Al-Veoli. Filosofi pemberian nama "Al-Veoli": Alveoli merupakan sebuah bagian dari organ pernafasan (paru-paru) yang memiliki peran penting pada proses pertukaran udara. Dan diharapkan dengan ini tim nasyid Al-Veoli juga dapat memberikan sumbangan yang penting dan berarti dalam nafas perjuangan islam.
Alveoli merupakan bentuk jamak dari kata alveolus. Bahwa sesuatu itu akan memberikan hasil yang lebih baik jika dikerjakan secara bersama-sama dan berjamaah.
Organ Alveoli merupakan organ yang amat penting dalam kehidupan karena memiliki fungsi yang amat vital, namun tidak pernah berusaha untuk keluar dari organ asalnya paru-paru untuk menunjukan bahwa dialah yang paling bermanfaat dari yang lain. Diharapkan dari ini prinsip tawadhu' dapat terlaksana di dalam mengemban amanah dakwah di bidang seni nasyid ini.

Prestasi dan penghargaan yang pernah diraih :

1. Juara I lomba nasyid antar Fakultas se-Universitas Padjajaran 2001.
2. Juara II lomba nasyid Milad Daarut Tauhid se-Jawa Barat 2001.
3. Juara I lomba Festival Nasyid Nusantara (FNN) IPB tingkat Nasional 2002.
4. Juara I lomba nasyid Fosikagi FKG UNPAD tingkat mahasiswa se-Jawa Barat.
5. Juara I lomba nasyid BEM Fapet UNPAD tingkat mahasiswa se-Bandung Raya.
6. Juara I lomba Festival Nasyid Indonesia (FNI) se-Jawa Barat 2004.
7. Juara I lomba Festival Nasyid Indonesia (FNI) Indosiar tingkat Nasional 2004.
8. Penghargaan Putra-putri Jawa Barat yang berprestasi dari Gubernur Jawa Barat tahun 2005
Disamping itu. Al-Veoli juga aktif mengisi berbagai acara keislaman, seminar, acara sosial dan juga walimahan (Pernikahan).Diharapkan dengan adanya tim nasyid Al-Veoli dapat menambah khazanah nasyid Indonesia dan yang paling utama adalah mencapai Mardhotillah (ridho Allah SWT).
Personil
Yodi Suryoarnanto | Tri Setiono RS | Wirawan Anggorotomo (Tomie) | Iwan Nugraha
Romy Deviandri | Subiyanto | Wikan Pambudi (Manager) 08562175208
^_^

Profil Tim Nasyid Tashiru



TASHIRU adalah nama tim nasyid asal Bandung. Tim ini bermarkas di kawasan Jl Sersan Bajuri, Bandung. Meski bermarkas di Kota Kembang, tapi para pecinta nasyid di seantero negeri ini sudah mengenalnya. Kalau jalur musik yang mereka pilih adalah pop progresif. Tashiru pernah beberapa kali menjuarai beragam festival nasyid. Bahkan pada Festival Nasyid Indonesia (FNI) 2004 daerah pemilihan Bandung, Tashiru menjadi juara II. Tim nasyid ini pun, banyak diundang untuk menyemarakkan berbagai event seperti pengajian, bedah buku, seminar dan pembukaan pameran/bazzar.

Data Personil : Okeu, Iday, Beno, dan Ujo
^_^


Minggu, 05 Agustus 2012

Profil Tim Nasyid Fatih


Fatih adalah sebuah Grup Nasyid yang beraliran A cappella. Mereka berasal dari Yogyakarta. Berdiri pada tanggal 14 Mei 2002, Fatih pada mulanya adalah Nasyid yang terbentuk dari SMA Muhammadiyah I (MUHI) Yogyakarta. Fatih diambil dari Al Fatihah (surat 1 dalam Al Qur'an) yang berarti 'pembuka'.
Prestasi Fatih antara lain menjadi wakil Jogjakarta pada Festival Nasyid Indonesia 2004 di Indosiar. Fatih menyuguhkan Nasyid dengan gaya yang baru dan segar, ditujukan untuk penikmat musik yang berusia muda. Dalam album solo mereka ada beberapa aliran musik yang dibawakan secara a cappella, antara lain : pop, R n B, Jazz, Reage, dan Dangdut.
Saat ini Fatih menjadi salah satu barometer dalam industri Nasyid Indonesia. Banyak Nasyid-nasyid baru yang terbawa oleh gaya Fatih dalam membawakan lagu a cappella.
 
Fatih beranggotakan :
  1. Syahrial Fahrudin
  2. Indha Marta Raharja
  3. Arief Muttaqien
  4. Diky Fathu Rahman
  5. Muchlisin
^_^

Profil Tim Nasyid The Fikr


The Fikr adalah sebuah tim nasyid yang terlahir di lingkungan pesantren Daarut Tauhiid (DT) Bandung.
Tim nasyid ini di rintis sejak tahun 1995 yang dipelopori oleh Abu Muammar, Ust. Maulana Baban Taufiq Al – Hafidz, Maulana Hasby, Abdul Ghofar, Ahmad Sugandi, Ust. Khoirudin Zular.
Nama The Fikr sendiri diberikan oleh KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) sebagai guru yang memang sangat menyukai nasyid. Nama tersebut diambil dari salah satu visi dan misi Daarut Tauhiid (Ahli dzikir, Ahli Fikr, ahli ikhtiar). Bahkan saat itu tak jarang The Fikr tampil ataupun latihan bersama Aa Gym.
Perjalanan The Fikr memang cukup unik, dimana sampai saat ini The Fikr telah mengalami 5 regenarasi tim vocal.

Alhamdulillah dengan izin Allah SWT, generasi ke empat (Abu Muammar, Abdul Halim Irfani, Aldin Syarifudin, Nurul Rochman, dan Denny Rianto) telah berhasil membuahkan album perdana The Fikr yang bertajuk “CINTA” yang alhamdulillah hingga bulan Desember 2002 sudah terjual kurang lebih 400.000 keping, walaupun tentunya itu bukanlah ukuran kesuksesan yang sebenarnya.
Adapun personel The Fikr yang baru (generasi ke lima) terdiri dari Dudi Nurhidayat, Ahmad Yusuf, Rezaldi dan Asep Nahwan Nur.

VISI :

Menjadi model tim nasyid yang berjiwa da’i, pejuang, & entrepreunership yang berorientasi pada keberkahan serta manfaat pada sebanyak – banyaknya manusia.

MISI :

1. Berjuang dan berdakwah untuk memasyarakatkan nasyid sebagai
seni alternatif Islam
2. Sebagai sarana untuk memperbaiki diri (munsyid) maupun
pendengar/pencinta nasyid
3. Ikut memberikan kontribusi positif bagi perkembangan dan kemajuan
seni budaya Islam.

MOTTO :

“SATU HATI DALAM UKHUWAH”

PENASEHAT
KH. Abdullah Gymnastiar
http://profilenasheed.multiply.com/photos/album/68/The_Fikr

Profil Tim Nasyid Tazakka



Tazakka merupakan tim nasyid yang lahir di kota Bandung tepatnya di Pesantren Daarut Tauhiid, sebuah pesantren virtual beralamat di Jl. Gegerkalong Girang 67 yang dipimpin oleh KH. Abdullah Gymnastiar, seorang ulama yang disela kesibukannya berdakwah memiliki hobi bernasyid.

Tazakka adalah sebuah nama yang diberikan ustadz Darlis Fajar, SS., yang waktu itu selalu memberikan pembinaan ruhiah setiap minggunya. Tazakka adalah sebuah nama yang berasal dari akar kata zaka, zakiy, zakka, Tazakka yang kesemuanya diartikan suci atau mensucikan, sebuah harapan dan doa semoga di rumah Tazakka orang-orang yang berada di dalamnya senantiasa untuk terus memperbaiki diri dari ilmu, iman dan ibadah, hingga dapat mensucikan setiap apa yang diperbuat serta selalu istiqomah dalam jalan dakwah.

Personil Tazakka (Halim, Aldyn, Denny) kesemuanya berasal dari tim nasyid The Fikr, tim nasyid Daarut Tauhiid yang telah mengeluarkan album nasyid dan nasehat Cinta di tahun 2000. Seiring dengan proses bergulirnya waktu semakin beragam kreativitas dan kedewasaan, kemandiriaan yang disertai keinginan untuk terus mengembangkan potensi maka lahirlah Tazakka. Sementara itu The Fikr yang merupakan "rumah pertama" Halim, Aldyn dan Denny dalam bernasyid kini masih berkiprah dengan tambahan personil baru.

Profil Tim Nasyid Cermin


Cer_min (Ceramah melalui Nasyid) adalah salah satu aliran Acapella (Suara Mulut) nasyid dikota Medan terbentuk pada tgl. 16 Oktober 2002 di lt. 3 kampus IAIN-sumut 0leh 4 mahasiswa kreatif, Yahya Parulian Siregar (Tenor 1) putra PALUTA, Abdi jaya Marpaung (Baritone) putra Asahan, Khairul Fhadly Siregar (Lead Vocal) putra Langkat, Purwanto (Falsetto) putra Asahan yang semuanya tidak lain adalah Mahasiswa yang saat itu masih aktif di IAIN-Sumut , adalah generasi pertama yang saat itu telah menuai beberapa prestasi dan sering mengisi berbagai acara formal dan non formal dbeberapa kampus dan hotel dan juga beberapa kabupaten disumut. Hadirnya M. zuhral yang juga mahasiswa IAIN menguatkan tim ini bertindak sebagai (Bass musik) Seiring dengan kesibukan rutinitas dikampus dan 3 dari personil sibuk dengan pekerjaan Cer_min memutuskan untuk sementara istirahat, 3 dari personil sempat aktif dsalah satu tim nasyid diMedan.
Sulitnya untuk menyatukan jadwal latihan dan menjalankan program maka Cer_min memutuskan untuk membentuk generasi ke 2 bertahan stengah tahun meski sempat mengikuti jejak para pendiri Cer_min sebelumnya maka kembali nama Cer_min sempat menghilang dari perjalanan sejarah nasyid.

Pada tahun 2007 dengan kepedulian yang penuh semangat oleh komando Cer_min sekaligus pendiri, kembali untuk mencari personil baru, hingga membawa nama tim ini berkiprah kembali dalam dunia hiburan nuanasa Nasyid. 

^_^

Profil Lengkap Tim Nasyid Shoutul Harokah


ShouHAR bediri di Bandung pada tanggal 31 Desember 2001 dibentuk atas dasar keinginan untuk menjadikan nasyid sebagai sarana penyebaran da’wah islam dan penyemangat para aktivis da’wah di seluruh penjuru dunia.
ShouHAR dirintis oleh para aktivis da’wah di Indonesia seperti Muhammad Taufik Ridlo, Lc., M.Dipl.Ec aktivis da’wah yang merupakan alumnus timur tengah juga pakar ekonomi syariah, Hilman Rosyad Syihab, Lc aktivis da’wah juga alumnus timur tengah yg mengambil keilmuan dibidang syariah, Rikrik Hartadi, Ridwan Solichin, Cecep D Hidayat, Raden Candra, Asep Irawan merupakan aktivis da’wah kampus dan sekolah ada juga Umar Rakhmatullah, Andhika (Drummer) juga personil ShouHAR yang sama merintis tim nasyid ini namun karena kesibukannya mereka tidak lagi bergabung di tim nasyid ini. Untuk posisi Drummer selanjutnya di isi oleh 2 orang pemuda yang memiliki background musik yg sarat pengalaman yaitu Bakti Prawira dan Raphael Prapanca.
 
Sudah 5 Album dan 1 Single Album direlease oleh ShouHAR selama 9 tahun berkiprah dibelantika dunia nasyid nusantara ini, Album pertama adalah “Derap Keadilan” (2003), Album “Tak Kenal Henti” (2005), Album “Ini Langkahku” (2006), Album “Bangkitlah Negeriku Harapan Itu Masih Ada” (2008), Album Kumpulan Nasyid Arab (2009) dan Album Single “Mars Wanita Keadilan” (2009)

Tampil diberbagai event nasional atau international dan perhelatan-perhelatan nasyid sudah tidak bisa dihitung, karena hampir bisa dipastikan jika ada event-event besar maka ShouHAR senantiasa diundang apalagi jika ada tema-tema tentang kemanusiaan dan perjuangan rakyat Palestina, berbagai daerah dinusantara pernah di sambangi ShouHAR untuk memberikan semangat da’wah melalui nasyid-nasyid perjuangannya yang merupakan ciri khas dari tim nasyid ini. Penghargaan yang pernah diperoleh ShouHAR adalah dari Kaukus Parlemen Palestina atas kepedulian ShouHAR dalam turut berpartisipasi membela Rakyat Palestina melalui karya-karyanya penghargaan tersebut disampaikan langsung oleh ketua Parlemen Palestina di Jakarta (2009), Di Indonesia ShouHAR menduduki tangga teratas dalam chart Ring Back Tone untuk kategori Religi Indie.



NamaMuhammad Taufik Ridlo, Lc
Tpt Tgl LahirPalu, 02 Oktober 1964
AlamatJl. Raya Rancaekek no.43 Kab.Bandung,Jawa Barat
StatusMenikah
PekerjaanWiraswasta
KeteranganVokalis

NamaHilman Rosyad Sihab, Lc
Tpt Tgl LahirGarut, 29 Juni 1969
AlamatBeiji Depok, Jawa Barat
StatusMenikah
PekerjaanMubaligh
KeteranganVokalis

NamaRikrik Hartadi
Tpt Tgl LahirBandung, 08 Maret 1973
AlamatJl. Prabu Gajah Agung Gg. Mawar Putih 2 No.1 Kab.Sumedang Jawa Barat
StatusMenikah
PekerjaanWiraswasta
KeteranganVokalis

NamaCecep Dian Hidayat
Tpt Tgl LahirBandung, 23 Februari 1978
AlamatKomplek Gending Mas BlokA4 No.4 Kel.Pasir Jati, Kec. Ujungberung-Bandung Jawa Barat
StatusMenikah
PekerjaanWiraswasta
KeteranganVokalis

NamaRaden Candra Sukma Kelana
Tpt Tgl LahirMedan, 07 April 1972
AlamatJl. Teknologi V No.11 RT 07/08 Kel.Cibabat,Kec.Cimahi Utara,Kota Cimahi Jawa Barat
StatusMenikah
PekerjaanPegawai Negeri Sipil
KeteranganVokalis

NamaRidwan Solichin
Tpt Tgl LahirBau-bau (Buton) 21 Oktober 1976
AlamatJl. Kolonel Achmad Syam No.9A RT02/04 Jatinangor-Kab.Sumedang Jawa Barat
StatusMenikah
PekerjaanDosen
KeteranganVokalis

NamaAsep Irawan
Tpt Tgl LahirBandung, 18 Oktober 1969
AlamatJl. Kebon Jayanti No.99 RT 01/08 Kiaracondong Bandung Jawa Barat
StatusMenikah
PekerjaanWiraswasta
KeteranganVokalis

NamaBakti Prawira
Tpt Tgl LahirBandung, 19 Mei 1978
AlamatKomplek Gending Mas BlokA4 No.11 Kel.Pasir Jati, Kec. Ujungberung-Bandung Jawa Barat
StatusMenikah
PekerjaanWiraswasta
KeteranganVokalis

NamaRaphael Prapanca
Tpt Tgl LahirJakarta, 19 April 1982
AlamatBalimatraman, Jl. Swadaya 1 RT14/09 Manggarai Tebet Jakarta Selatan
StatusMenikah
PekerjaanPegawai Swasta
KeteranganDrummer

Profil Tim Nasyid Embun


Embun nasheed adalah sebuah grup nasheed yang awalnya adalah grup nasheed "Hid_Voice" di pertengahan tahun 2002 dan mengubah namanya menjadi EMBUN pada tanggal 5 desember 2005 disaat Konser Amal Mentoring Universitas Brawijaya yang mengundang grup nasheed dari Jakarta, GRADASI. embun_nasheed merupakan aliran music Acapella/Mulut yang disatukan menjadi satu membentuk suatu keharmonisan.
Embun_nasheed di manajeri oleh Mr. Yuniar Risdiyanto Rizki,SP yang awalnya adalah personil awal grup nasyid IZZATUL ISLAM. Dan Assisten Manajer Syaifuddin Ulul Azmi (Bulan Maret ini akan selesai jabatannya karena alasan pekerjaan^v^) 
embun_nasheed terdiri dari: 
~Ahmed Tito (Lead Vokal,Barriton Voice)
 ~Arief Rahman (Lead Vokal,Percussion Voice,Backing Vokal) 
~Rizka Fajar Yudhistira (Specialist Backing Vokal 2) 
~Kahar Mudzakkir (Specialist Backing Vokal 1) 
~Indrawan Arif Rahman (Specialist Bass Voice) 
~Gathut Kasyaifuddin (Speecialist Backing Vokal, Bass Voice)
 "setitik embun untuk semua"



Contact Person
Jl. Sidomakmur 76 Sengkaling Mulyoagung Dau
Malang Jawa Timur 65151
HP: +6285755701109 / +6281333489524

Profil Tim Nasyid Serumpun

Hai sobat.. kali ini giliran Tim Nasyid Serumpun ..
Aku akan bahas dari sejarahnya deh..

Personil serumpun ketika masih sekolah tinggal berjauhan seantero kota Medan. Oleh karena itu diambillah kata Serumpun yang maknanya “walaupun berbeda-beda dan berjauhan tetapi tetapi satu tujuan” yaitu menyampaikan syiar dengan syair. Jadi tetap Serumpun.
Serumpun Nasheed berdiri pada tanggal 23 Maret 2004. Dulunya serumpun adalah nasyid sekolahan yang ada di MAN 2 Model Medan. Sebelumnya di MAN 2 sendiri sudah ada nasyid kakak kelas II yang bernama Harum Nasyid. Serumpun terbentuk dari satu kelas dan di kelas lain juga ada tim nasyid yang bernama An-Nasa’i.
Awal berdirinya, serumpun masih sering berganti nama mulai dari Alif Kecil, New Syifa, Nasyid KKD karena kebetulan seluruh kegiatan yang berbau keagamaan berada di bawah naungan Kursus Kader Dakwah (KKD/Rohisnya MAN 2 Model Medan). Jadi otomatis seluruh personilnya merupakan anggota KKD itu sendiri.
Setelah setahun berdiri tepatnya ketika berada di kelas II barulah nama Serumpun diresmikan sebagai nama tim nasyid ini. Pada masa itu nasyid masih sangat populer di kalangan pelajar dan sekolah-sekolah sehingga sering diadakan perlombaan dan festival nasyid tingkat sekolah, organisasi, kecamatan, bahkan kotamadya. Biasanya kalau ada festival kami akan ikuti selama masih di dalam kota. Bersama dengan Harum dan An-Nasa’I kami mengikuti lomba-lomba tersebut.
Biasanya jika ada Harum dan serumpun di lomba itu dapat dipastikan Harum juara pertam dan serumpun juara kedua. Hal ini bukan sekali saja tetapi karena seringnya juara pada perlombaan nasyid tersebut Serumpun sering diundang untuk sekedar mengisi acara PHBI di sekolah-sekolah yang ada di Kota Medan.
Mulai dari sekolah, kampus, kantor instansi, organisasi, parpol, pernah dimeriahkan oleh serumpun dalam berbagai acara mulai dari walimahan, syukuran khitan/haji, seminar nasional dan internasional dan training-training.

Personil Serumpun : 
1. Karan Khan (Lead Vocal, Backing Vocal, Tenor, Falsetto, Baritone)
2. Roni Juliansyah (Lead Vocal, Backing Vocal, Baritone, Bass Vocal)
3. Ari “Mas Abi” (Backing Vocal, Falsetto, Baritone, Bass Vocal)
4. Benny Hendrianto (Lead Vocal, Backing Vocal, Tenor, Baritone)
5. Said Ahmad (Lead Vocal, Backing, Tenor, Baritone)
6. Adi Pringadi (Lead Vocal, Backing Vocal, Baritone)

Mau Ngundang Serumpun :
Alamat Base camp : Jl. Mesjid No. 140 c Medan Helvetia
Manager : Hamsyah (0812 6505 7287 / 0831 9902 7332)
Email : serumpun8@gmail.com
Studio rekaman : The Polonia Band Studio
Music director : Shandi Ramadhan

cr images : ReverbNation

Profil Tim Nasyid Justice Voice (JiVo)





Nasyid Islami tumbuh dari komunitas masjid dan kerohanian Islam kampus. Ia memiliki paduan keindahan musik dan isi syair yang menggugah sense religiusitas. Pemaknaan nasyid akhirnya lebih luas dari sekedar produk seni biasa. Berpegang pada filososfi “air“, memancar ke segala arah, nasyid harus dapat masuk dan diterima oleh seluruh kalangan. Air dapat mengikuti apapun yang berada di sekitarnya, menyebar tanpa bisa dicegah, lembut tapi bisa menembus bebatuan. Dan di sinilah kami melangkah…

Air… bagian tak terpisahkan dari kehidupan. Selalu mengalir membawa manfaat bagi manusia dalam berbagai wujud dan cara. Seni juga bagian tak terpisahkan dalam kehidupan manusia. Di sisi lain, Islam adalah jalan kehidupan… Apakah keduanya berlawanan? tentu saja tidak. Dengan ilmu hidup lebih mudah, dengan seni hidup menjadi lebih indah dan dengan agama hidup lebih terarah.

Islam itu luas dan menyeluruh karena dakwah harus menyentuh semua aspek kehidupan. Ia bisa tampil dalam berbagai penyajian dan keindahan. Bahasa kerennya adalah “a truth well told”. Termasuk dalam bentuk musik. Untuk itulah kami hadir sebagai bagian dari kehidupan, nasyid akan memberi kemanfaatan dalam berbagai rupanya.

Justice Voice mengambil lambang dari aksara mandarin “shuei” yang artinya air. Nama Justice Voice dipilih karena merupakan kata yang paling banyak muncul dalam Al Qur’an. Kami berharap nama Justice Voice dapat mengingatkan kami bahwa dakwah, menyampaikan ajaran Islam adalah misi yang senantiasa kami emban.

* Visi: Menjadikan JV diakui di belantika musik Indonesia
* Misi: Membumikan nasyid, agar nasyid dipahami sebagai salah satu musik, unsur hiburan, yang cocok untuk setiap kalangan tanpa melepaskan sisi religiusitas dari akar sejarahnya.
* Slogan: Funky tapi Syar’i. Justice Voice memberi sebuah pemaknaan bahwa “funky” yang kami maksud adalah smart, aktif, tidak kaku, out of the box, berwawasan, gaya tetapi tidak keluar dari batasan Syar’i.
* Salam: Salam Justice Voice dilakukan dengan mengacungkan tangan kiri, dengan mengacungkan ibu jari, telunjuk dan jari tengah, jari manis dan kelingking ditekuk. Formasi jari itu bila dilihat dari depan akan membentuk inisial Justice Voice. JV

Profile SIGMA Nesheed


SIGMA merupakan singkatan dari Senandung Islam Gapai Maghfirah Allah. Tim nasyid asal kota Dumai Riau ini berdiri tanggal 23 Desember 2006. dengan konsep tim nasyid progresif mencoba memberikan alternatif musik kepada semua kalangan dan menyejukkan hati bagi setiap pendengarnya
Dilihat dari profil tim, Sigma merupakan gabungan dari lima pemuda yang memiliki latar belakang pekerjaan berbeda-beda, antara lain karyawan Pertamina, bekerja di RSPD, BAZMA (Baituzzakah Pertamina), PZM (Pundi Zakat Madani) dan Lazis PLN. Akan tetapi subhanallah, walaupun dengan kesibukan kerja masing-masing personil, SIGMA telah membuktikan komitmen mereka dijalur nasyid. Adapun personil SIGMA:
  • Yedo Kurniawan
  • Hermansyah (Kabarnya kak hermansyah udh keluar..)
  • Yoni Putra
  • Zulmy Erwinsyah
  • Zein Wahyudianto
Wujud eksistensi Sigma, saat ini telah terbentuk management di 5 daerah potensial untuk pengembangan sayap dan marketing tim diregional masing-masing:
  • Moh. Atlizan : Management Malaysia
  • Rahmat Triwijaya : Management Jakarta
  • Renanda lastri : Management Pekanbaru
  • Yafizham : Management Medan
  • Desi Susanti : Management Padang
  • Delvy Zumeri : Management Dumai

Dimanageri oleh Yedo Kurniawan sigma juga mengukir prestasi ditingkat nasional sebagai Finalis FNPI 2009. setelah menjuarai audisi wilayah sumatera. Dan ditahun 2010 sigma telah memuat kontrak kerja bersama sponsor antara lain Pertamina, BAZMA, Pemda Kota Dumai, dan sebagainya wujud bukti komitmen dan kerja keras SIGMA itu sendiri memperkenalkan seni islam dan duta Riau dijalur nasyid.

Manager : Yedo Kurniawan
HP : 085271855883 / 081374068753
Sekretariat : Blok C/CL-32A Bukit Datuk Dumai Riau
Email : edho_sigma@yahoo.com

Kamis, 02 Agustus 2012

Profile edCoustic Nasheed


Edcoustic, salah group nasyid populer di Indonesia yang telah melahirkan banyak hits, diantaranya adalah muhasabah cinta, nantikanku di batas waktu, masa muda, dsbnya. Group nasyid edcoustic ini terdiri dari dua orang, sehingga lebih tepat di sebut dengan duo yaitu Aden pada vokalis dan Eggie pada gitaris. Album perdana “Masa Muda” dirilis Oktober 2004, telah menjadi satu fenomena diblantika musik religi Indonesia. Sejak kemunculannya yang menawarkan keunikkan tersendiri edCoustic berhasil menarik perhatian pendengar pop religi. Keunikkannya dapat terlihat dari formasi duo personilnya, karakter vocal yang khas, warna musik, juga didukung lagu yang tematik & easy listening. Album pertama Edc telah terjual hampir 20.000 keping. Sebuah pencapaian luar biasa bagi album sekelas indie, yang hanya mengandalkan promo melalui radio segmentif diseluruh Indonesia. Agustus 2008 Edcoustic meluncurkan album keduanya bertajuk SEPOTONG EPISODE. Single “Muhasabah Cinta” semakin melesatkan popularitas Edcoustic hingga mancanegara. Nama Edcoustic kian menggaung saat Aden sukses berkolaborasi dengan Melly Goeslaw dalam menciptakan ost. Ketika Cinta Bertasbih. Lagu Muhasabah Cinta dipopulerkan kembali oleh trio Fatima diramadhan 2010. Bersamaan dengan itu Edc merilis single “Jalan Masih Panjang” yang terdapat di album Kompilasi Muhasabah Cinta, produksi Forte Records. VISI Menjadi group musik legendaris yang mengusung konsep pop inspiratif MISI Melahirkan trend musikalitas yang berkualitas dan bernilai jual, kreatif inovatif, sarat nilai religi & kemanusiaan, melalui penampilan yang profesional, sehingga memberikan inspirasi positif menuju peradaban manusia yang lebih baik. GENRE MUSIK Pop Progressif.
^-^

Minggu, 22 Juli 2012

Profile Raihan Nasheed


Raihan adalah sebuah grup nasyid yang berasal dari Malaysia. Raihan sendiri berarti wewangian, dan memulai debut dengan album Puji-pujian dan laku keras termasuk di Indonesia. Raihan pernah mendapatkan double platinum dalam album Demi Masa. Raihan sering pula diundang untuk konser di seantero dunia, diantaranya di Hongkong, Kanada, Perancis, Rusia dan Inggris. Saat konser di Inggris, Raihan di berikan penghargaan oleh Ratu Elizabeth II.
Raihan pernah berkolaborasi dengan beberapa grup musik, dan pernah mencoba bereksperimen dalam lagu Do U Know Him? bersama grup RnB Muslim di Inggris yaitu mecca2medina, juga pernah berkolaborasi dengan Muhammad al-Husayyan di lagu Araftuka. Bersama band Malaysia, juga pernah berkolaborasi dalam sebuah lagu di album Allahu.
Anggotanya yaitu Abu Bakar, Che Amran, Amran Ibrahim, Zulfadli Mustafa.
Mantan Anggota yaitu Nazrey Johani, Alm. Azhari Ahmad.

sekian^_^